Gratis Iklan


Satu Tahun Dengan Arya

on 26 September 2005

Alhamdulillah kami masih diberi kesempatan bersama arya selama setahun lebih ini, begitu banyak anugerah diberikan Alloh SWT namun tidak ada yang mampu menandingi kebahagiaan merawat keturunannya. Begitu cepat dan begitu menakjubkan suasana kami habiskan bersama sikecil, mungkin tidak semeriah beberapa blog keluarga yang sempat travelling kemana-mana bahkan ke luar negeri. Keturunan pertama kami ini pendongkrak pembelajaran desain dan webdesain, coba tengok beberapa situs kami disini dan disini. Keduanya masih menggunakan desain orang lain, namun codingnya kami rubah sedikit dan kami menjadi sedikit mengerti tentang moding code html, php, css dan wordpress. Menjadi blogger merupakan pilihan ketika ananda lahir, keinginan menceritakan hal ihwal tentang dirinya ke beberapa kerabat kami diluar kota mendorong kami mengukuhkannya menjadi situs keluarga. Ucapan terimakasih kepada blogger yang membuat kami mengerti metode blog, blogfam yang menjadi forum blog tetap kami dan berbagai situs penunjang.
Sebelum dilahirkan papa dan mama banyak melakukan ibadah untuk mendoakan calon arya, selama di yogyakarta mama begitu senang jalan-jalan kesana-kemari membuat papa pegal-pegal malam harinya. Menginjak masa melahirkan papa dibuat kalut karena harus melakukan perjalan sendiri 00.30 wib dari yogyakarta ke semarang dengan kecepatan diatas 90 km/jam, dingin dan mencekam plus dag-dig-dug mengira-ira apa yang terjadi. Saat arya akan dilahirkan tangis papa dan mama bercucuran karena adik belum mau segera keluar dan kondisi mama mulai melemah, aryapun terlahir dengan cara operasi bedah kehamilan. Subhanalloh, arya lahir begitu bersih dan tenang saat dibersihkan. Adzan serta iqamah untuk mengawali perjalanan kamu di dunia dan akhirat kelak dikumandangkan, mengawali hidup dan mengakhirinya dengan fitrah Alloh yang baik.
Usia sebulan arya begitu cepat belajar mengenali asi, siapa mama dan bagaimana papa. Papa sering pulang sekedar membacakan ayat-ayat Al-quran di sebelahmu dan arya sangat suka dengan nasyid yang didendangkan. Tidak cengeng lagi sering bermain sendiri jika terbangun dari tidur, badanmu endut lagi lucu membuat gemes setiap orang yang menggendongmu. Bulan demi bulan kami melaluinya denganmu, saat sakit tangis manja arya membuat papa mama semakin mengerti mulianya merawat anak dan saat ceria membuat seuasana sepi lekas berlalu begitu saja. Papa dan mama mempunyai tipikal pendiam, ditengah-tengah arya hadir memberikan semangat baru.
Meski beberapa saat ini, tepatnya sejak usia arya 9 bulan mama merasa jengah karena sulitnya arya makan baik pagi, siang, sore maupun malam. Berbagai cara kami lakukan untuk membuat arya mengerti pentingnya makan tepat waktu. Semoga arya selalu diberi kesempatan terbaik oleh Alloh SWT dan mampu menyelesaikan setiap tugas sesuai dengan tuntunan nabi Muhammad SAW. Semoga papa dan mama selalu mendapat kesempatan menjadi contoh yang baik bagimu dan mendapatkan arya sebagai keturunan yang mendoakan kami dari hidup hingga dipanggil ke hadirat illahi kelak.

Acara Tasyakuran Arya 1 Tahun pf 09 september 2005









Arya yang kurus


Tempat favorit saat makan



Supermarket dan swalayan favorit



Semua gambar diatas dedicated untuk arya selama setahun kemarin kami bersama, sebenernya foto masa kecil juga mau dimasukkin takut berat. Thanks for blogger and geocities for our host picture in this blog.
Baca Selengkapnya →Satu Tahun Dengan Arya

Gigi dan Langkah kaki

on 10 Agustus 2005

Hari minggu malam kemarin arya begitu gelisah dalam tidurnya, balik sana balik sini hingga kami papa dan mama khawatir ia terjatuh dari tempat tidurnya. Sesekali ia meneriakkan yel-yel kehausan anak batita yang masih bolak-balik, maemm-maemm ma maemm tapi sebenarnya ia minta minum. Dengan segera mama memberi spesial asi eksxlusive buat arya. Ternyata tidak sampai disini saja, ia terbangun langsung duduk lalu mendorong-dorongkan kepala ke arah bantal atau guling di sekitarnya. ahhh anakku kenapa kok tidurnya gelisah sekali pikir mama, papa bilang mungkin arya capek kali ma coba besok kita bawa ke mbah nem tukang pijet bayi.
Kasihan papa mesti begadang lagi, mama tidur karena kelelahan dan tepat pukul 4.20 wib arya terbangun dari tidurnya. Subhanalloh, arya selalu bangun tepat sebelum adzan subuh atau waktu sholat subuh belum hilang. Papa bercanda dengan arya, ada saja cara papa memancing humornya dengan keunikan polah tingkahnya. Misalnya arya joget dulu abis itu papa mau sholat dengan terkantuk-kantuk mama melihat arya mengangguk-anggukkan kepala kesana kemari dengan tangan memegang kedua kakinya takut terjatuh. Lain lagi ketika papa meminta arya senyum hayooo, mau di photo papa niii pake gayanya gimana? arya malah mengedip-ngedipkan mata membuat hasil photonya selalu merem. Mama akhirnya beranjak dari tidur menggantikan papa agar sholat terlebih dahulu, arya mengetahui mamanya bangun bersikap manja meminta minum.
Setelah semua sholat kami beranjak keluar untuk berjalan-jalan di sekitar rumah, mbah putri yang sedang memasak di dapur sebenarnya ingin bergabung tapi takut gosong masakannya. Aya nampakknya kurang begitu senang, mamapun memintanya untuk tersenyum agar suasana hati semalam tergantikan dengan ceria. Ehmm, gigi bawah arya sudah tambah lagi jadi tiga sekarang pa yang keluar spontan papa ingin melihatnya tapi arya ngambek dan malah nggigit mama. Agar tidak menangis papa akhirnya mengalah untuk tetah (memandu cara berjalan), ini sangat disukai arya. Kaki arya mulai kuat menapakkan kakinya ke tanah maupun aspal dipinggir jalan. Tidak ada rasa takut lagi baginya, malah papa ngos-ngosan meladeni jalan arya karena harus membungkuk. Selesai dengan segala kesenangannya waktu mandi tiba buat arya, jam 7.30 makan dan jam 8 pagi arya kembali tidur. Gantian papa dan mama makan, sambil membicarakan gigi arya yang mulai tumbuh.
Jam 10 tepat papa berkemas-kemas segera berangkat ke yogya, arya terbangun dan menghalangi papanya berangkat. Aryapun di gendong sejenak, mama menyiapkan perlatan papa yang sekarang mulai teledor menaruh barang bawaannya. Salam dan sun sayang kami ucapkan, namun arya menangis tidak mau ikut mama dan dengan penuh kasih papa bilang begini arya sekarang papa mesti berangkat kerja, kalo arya minta gendong terus bisa terlambat sampai yogya hi..hi.. galak juga ya. Nurut juga arya akhirnya mau diajak mama, tapi waktu papa say good bye arya merengek sebentar karena mbah raki memancing arah pandangnya. Ooo.. iya tepat 11 bulan sudah usia arya, segala doa kebaikan dari kami untukmu nak.
Baca Selengkapnya →Gigi dan Langkah kaki

Arya susah makan

on 24 Juli 2005

Sejak arya berusia 5 bulan, ia memiliki keengganan untuk disuapi makanan apapun bentuknya. Sebenarnya kami telah melakukan berbagai cara agar ia mudah dan mau makan dengan sendirinya. Contoh saja kami memberikan berbagai macam buah-buahan dihadapannya, sebentar ia melihat dan membaui apa yang dia pegang jika dirasa tidak enak maka akan di buang kesamping kanan atau kiri. Suatu ketika kami memberi serangkaian kue atau roti bayi diselingi roti untuk orang dewasa hasilnya tetap sama ia tidak menyukainya. Bukannya tidak mau sama sekali, tapi jika dituruti paling ia hanya mau makan sehari sekali. Jika dipaksa untuk makan dengan cara disuapi niscaya yang ada hanya jerit tangis karena ia merasa dipaksa.
Bisa jadi ini merupakan sifat bawaan dariku yang memang jarang makan, ah ... sebatas sugesti saja mungkin. Namun istriku begitu sabar dan setia menanti arya mengunyah sesendok demi sesendok dalam waktu yang cukup lama lebih dari 30 menit bahkan 1,5 jam. Aku yang hanya bisa berjumpa seminggu 2 hari merasa kasihan melihat polah tingkah arya dan istriku. Disatu sisi aku tidak suka mendengar tangisan apapun bentuknya, disatu sisi arya harus mengisi tubuhnya dengan berbagai zat yang membantu proses perkembangan jiwa raganya dan disisi lain aku takut batas kesabaran istriku mulai berkurang.
Minggu kemarin tiba waktunya mengukur berat badan dan tinggi arya, berat badannya turun 2 ons dan tinggi badannya tambah 2 centimeter dalam kurun waktu 2 minggu. Banyak kerabat yang bilang diberi jamu ini atau itu, obat ini atau itu dan periksa ke dokter. Hanya satu yang terlintas dalam benakku, ini bukan suatu penyakit atau kelainan dan anakku bukan bahan percobaan dokter, tabib bahkan dukun sekalipun. Yah, meski aku menuruti salah satu saran tradisional yang secarailmu pengetahuan bisa diterima yaitu mengusapkan keperut dan punggung adonan bawang merah, sedikit jahe dan garam. Secara ilmiah bau-bauan ini sejenis aroma terapi yang menstimulasi hidung ke otak yang mampu merangsang rasa lapar terus menerus. Resep kuno yang sekarang diluar negeri banyak diproduksi dengan berbagai macam type aroma terapi dan fungsinya.
Namun bagi arya semua makanan yang pernah diberikan paksa kepadanya adalah sesuatu yang membosankan, usianya yang menginjak 10 bulan semakin kuat meronta-ronta untuk menyatakan enggan melahap makanan yang disediakan. Alhamdulillah, beberapa buah seperti melon, pisang dan pepaya masih mau dimakannya meski belepotan sana-sini. Atau jangan-jangan ia vegetarian.... ah hanya Alloh Yang Maha Tahu.
Baca Selengkapnya →Arya susah makan

2 Tahun Menikah

on 21 Juli 2005

Banyak kejadian yang ingin aku ungkapkan beberapa waktu kemarin, namun sayang tidak ada yang bisa diingat dengan baik. Yang pasti kuingat adalah bulan juli ini kami memperingati 2 tahun usia pernikahan dan memotong rambut arya hingga gundul.
Rasa sakit di dada ini ternyata memiliki efek samping menjadi mudah lupa, mungkin karena tekanan batin ya... Padahal meskipun tanpa perayaan khusus tapi moment romanticnya tidak bisa diungkapkan dengan uraian kata-kata. Dua tahun ini kami merasa masih menjadi keluarga yang harmonis, tanpa perselisihan dan memiliki sikap toleran yang tinggi.
Kami ingat waktu berikrar tidak ingin mengecewakan satu dengan yang lainnya, dan bercita-cita luhur mengikuti jejak Rasululloh SAW. Namun kami telah bersinggungan dengan situasi lingkungan yang mulai tidak menentu seperti sekarang. Banyaknya kegiatan asusila dipertontonkan maupun diperdengarkan, tingkat emosional yang tak terkendali dan buruan nafsu yang tinggi.
Inilah tantangan kami, 2 tahun adalah usia mulai melangkah lebih baik dan harus bisa lepas dari kendali orang lain. Upaya kami tentu tak akan sia-sia selama kami tulus melaksanakannya semata untuk Alloh SWT, meskipun mungkin salah satu dari kami berpulang esok hari.
Masih hangatnya hubungan kami berdua, hingga segala sesuatunya di desain dalam suasana pengatin baru. Kupersembahkan untuk istriku selingkar cincin jari manis tepat pukul 01.30 malam, kebetulan ia sedang demam akibat terik matahari di simpang lima. Pagi harinya istriku membiarkan aku tertidur sampai jam 9 siang, saat bangun dikecupnya keningku dan segelas susu anlene untuk kuminum.
Siang harinya kami jalan-jalan kembali ke kawasan simpanglima semarang, arya begitu gembira. Berteriak kesana-kemari melihat lampu didalam citraland mall, ah aku membayangkan kalo anakku sudah bisa berlari dan berbicara, apa yang akan dilakukannya!! Istriku sama sekali tidak meminta sesuatupun, akhirnya kami ke Toko Buku Gunung Agung di lantai 3. Arya, aku dan istri melihat koleksi yang bervariasi disana, berhubung arya mulai mengantuk segera kuambil sebuah buku SuSE 9.1 produksi DIAN RAKYAT.
Tenyatasetelah sampai rumah gantian arya demam tinggi, kami berdua merasa bersalah karena memang pancaroba seperti ini rawan penyakit. Dengan perasaan galau kutinggalkan arya karena aku harus berangkat ke yogya, keesokan harinya kabara dari istriku mulai sehat kembali.
Seminggu kemudian sesuai janjiku akan mencukur gundul rambut arya, sayang tidak ada dokumentasi kali ini karena CamDig kami dipinjem dedi iskak untuk keperluan pernikahan kakaknya.
Cerintanya pagi sekitar pukul 4.45 pagi arya minta jalan-jalan disekitar rumah, dengan mata ngantuk aku memaksakan diri berjalan hingga pukul 6 pagi. Arya pun mulai mengantuk kembali begitu pula aku, istriku membangunkanku mengingatkan kalau arya harus di cukur. Benar juga, dengan kantuk tak terkira sehelai setangkap kami memotong rambut arya yang sedang terlelap. Baru setengah jalan ternyata dia terbangun, langsung saja mandi sekalian cukur kali ini pun belum selesai.
Kerabat yang berkunjung selalu bilang kalo aku menyiksa arya dengan model cukur acak2an, padahal belum selesai. Saat makan siang aku beraksi dengan menggunakan silet dan air, hasilnya kepala arya mengkilap dan bersih dari rambut. Dan yang membuat tertawa adalah kebisaan arya menjelang tidur adalah melingkarkan jarinya di sela-sela rambut kepala bisa ditebak khan rasa aneh dikepala membuat ia menangis karena sesuatu yang hilang. Oh anakku, kapan kamu ke yogya lagi.....

Fisik ayah masih lemah nak tapi InsyaAlloh tetap kuat bercanda denganmu... Love you my son Love you my Wife
Baca Selengkapnya →2 Tahun Menikah

Sedang Sakit

on 5 Juli 2005

Ya Alloh mungkin ini satu peringatan kembali ENGKAU lontarkan padaku, segala keculasan dan kecurangan yang telah aku lakukan selama menjalani kehidupan ini. Tidak mungkin aku lupa, yang ada hanya melupakanMU Ya Alloh. Tubuhku bagaikan di rajam beribu lontaran batu panas gurun pasir, tulangku seperti rapuhnya kapur yang di gerus dan penglihatanku seperti ayam rabun senja.
Aku telah sombong Ya Alloh, aku telah melukai garis warna merah di jiwa ini dengan lontaran tinta hitam. Aku telah durhaka Ya Alloh, telah mengurangi jumlah sembah sujudku padaMU dan menunda panggilan para penyeruMU. Aku telah masuk dalam jejak langkah setan dan jin laknat, sedikit demi sedikit namun pasti membumbung menutupi tirai putih yang selama ini menyertaiku.
Ya Alloh, ijinkan aku kembali menjadi lebih baik dan selalu menjaga iman islamku kepadaMU. Aku takut dalam keadaan merugi, menghalalkan apa yang haram, takut menjadi budak nafsu dan takut dengan adzabMU yang tidak terkira. Jagalah segala ucapan hamba ini dari yang cela, hindarkan penglihatan ini dari yang nista dan lindungi aliran darah hamba dari yang haram.
Sakit ini bukanlah siksaan bagi hamba Ya Alloh, hamba selalu berusaha nampak lebih sejuk dimata saudara-keluarga maupun kerabat dekat. Ijinkan hamba menambal lubang-lubang neraka yang ada dalam tubuh hamba hingga mampu menutupinya dengan amal ibadah merengkuh surgaMU yang mulia. Ijinkan hamba merawat keturunan hamba agar menjadi keturunan yang sholeh/sholehah dan ijinkan hamba menuntun istri hamba dalam kehidupanMU Ya Rob.
Waktu yang sempurna datangnya hanya dari ENGKAU Ya Alloh, limpahkan kesehatan dan semangat beribadah kembali pada hamba serta keluarga hamba. Hidupkan kami dalam lindunganmu dan panggil kami sebagai umat yang beruntung.
Amiin.
Baca Selengkapnya →Sedang Sakit