Gratis Iklan


Hiatus -= Yogya Bahaya =-

on 8 Juni 2006

Blog Arya harus hiatus sejenak, karena harus banyak belajar dan hijrah ke semarang. Saat ini Yogya kurang nyaman bagi arya, gempa berkelanjutan dengan gunung merapi yang mulai mengeluarkan kawah panasnya.

Semoga Sukses buat semua sahabat arya.
Baca Selengkapnya →Hiatus -= Yogya Bahaya =-

Arya dapat teman baru

on 13 Maret 2006

Kali arya mendapat 2 teman baru, satunya sang bayi kecil sedangkan satunya adalah cd TK Binatang dari gramedia. Bayi kecil kali ini keturunan dari rekan sekantor, yaitu bapak agus dan ibu yeni tepatnya tanggal 9 maret 2006 pukul 10.00 waktu yogya. Kami berkunjung pada hari minggu tanggal 12 maret 2006 kemarin dan arya malu-malu ketika sampai di lokasi. Persis seperti ayahnya yang lama beradaptasi dengan lingkungan baru, dia hanya mepet bersama sang mama sesekali berlari keluar menemui sang ayah. Adik bayi kali ini lelaki yang cukup kecil dan kelihatan kurus, doa kami semoga menjadi putra sholeh dan sukses dunia akhirat.
Arya mulai berani ketika nawaf memainkan cd tk binatang, ia tertarik dengan memperhatikan apa yang dimainkan. Ketika dia merasa bosan karena banyak orang yang tidak dikenalinya, ia datang mengajak mamanya. Mama nggak mau, arya pun ngambek dan akhirnya cuuurrrr.... ngompol deh. Wah malu deh arya, lupa nggak pakai pampers jadi basah tuh alas permadaninya. Ketika ayahnya menemani arya tidak mau pindah dari kursi. Ayah harus memainkan semua karakter binatang dan dia yang tertawa, capek dhik. Ya udah kita pinjem aja cdnya buat dirumah, tapi dasar arya sekarang saja sudah tidak tertarik. Omm adhe (temen ayah arya) yang dari tadi menguap bolak balik tak tahan kena kipas angin, akhirnya kami mohon diri tuk pulang. Bunda nawaf ternyata sedang goreng pisang, wah pamitnya ditunda deh. Kita makan-makan sampai selesai, karena minumnya manis dan agak dingin arya pipis lagi wah lha tambah basah tuh karpet. Ya udah kita dipinjemin celananya mas nawaf buat dipakai.
Sampai dirumah kita makan siang, trus bermain-main pokoknya buat arya sampai capek. Soalnya kalo siang tidur malemnya rewel banget minta main terus. Kita muter-muter niatnya mama mau ke sekaten tapi ayah ndak suka akhirnya ke toko buku tiga serangkai. Arya terkantuk-kantuk beberapa kali, sampai ditempat ia minta mainan sedang kami mencari buku tapi tidak sekomplit di gramedia. Ya sudah cuma dapet penghapus bermotif matahari sama vcd harun yahya berjudul "Pesona Alam Lautan". Arya tampak tak kuasa menahan kantuk, kita sendiri jadi kasihan tapi kok dia ngjak bicara mama sambil sesekali tertidur he... he... he... kejem ya. Kami belanja di Mirota Kampus C Simanjutak, cuma beli pengharum sama detergen disini arya sudah males banget tidak seperti biasanya.
Sampai dirumah kami makan ala kadarnya, selesai beberapa suap nasi arya tak kuasa menahan kantuk. Pulas sekali tidur malam ini, meskipun jogja baru beriklim panas sekali mungkin diatas 36 derajat celcius. Wuih, pokoknya siap item kena sengatan sang matahari.
Baca Selengkapnya →Arya dapat teman baru

Arya semakin lucu

on 7 Maret 2006

Tingkah anak-anak kadang membuat kita terengah-engah menahan tawa, kadang juga menjengkelkan. Arya sekarang lagi hobi-hobinya meniru gerakan sesuatu yang dilihatnya. Senang naik becak, senang naik delman atau kuda wisata. Kemarin waktu mas yudha, oom danang dan mbah uti solo pulang arya bermain dengan riangnya di stasiun tugu. Tidak tampak rasa takut akan lalu lalangnya kereta bahkan sebentar-sebentar ia berteriak menirukan suara dengungnya tuuttt....tutttt gitu sahutnya.
Kemarin arya kuat sekali bejalan-jalan disepanjang malioboro, pelataran yang dipenuhi pedagang kaki lima ini membuatnya bingung dengan bermacam mainannya. Ada beberapa orang yang terkesan dengan arya karena pipinya yang endut dan kepalanya baru tubuh sedkit rambut hasil gundul papanya. Sesekali ada yang ditanggapi arya hingga mereka tertawa, setiba di selatan liman kami kebali dengan segera. Adzan magrhib memanggil, 2 dompet sudah kami dapatkan seharga 10 ribuan per satuan. Murah ya, karena memang bahannya nggak begitu bagus tapi lumayan. Arya berulang kali mendekat ke delman melihat dari dekat kuda-kuda yang sedang istirahat, sambil berteriak kuda...da...da... Kusir yang melihatnya tertawa sambil menawarkan jasanya, tapi cukuplah kami segera pulang setelah sholat maghrib di Masjid lingkungan DPRD yogyakarta.
Baca Selengkapnya →Arya semakin lucu

Template baru

on 24 Februari 2006

Setelah sekian lama menggunakan template SCAR dari IRENE WAG yang kami edit beberapa itemnya, kini kami menggunakan template baru karya Bung Isnaini. Beberapa kali sempat gagal kami mengedit beberapa bagian kode htmlnya, Alhamdulillah setelah berhasil upload sukses. Terimakasih untuk templatenya dan sementara waktu update tentang putra pertama kami arya sedang vakum, yang jelas dia gundul ke 3 dan kini kebali ke semarang setelah lama tinggal di yogyakarta untuk melatih mental dan pengetahuannya.

Salam Sayang dari kami sekeluarga.
Baca Selengkapnya →Template baru

Teman baru Arya

on 18 Oktober 2005

Subhanalloh yang memiliki segala keindahan langit dan bumi, yang menganugerahkan segala nikmat tanpa batas dan yang memberi peringatan saat kita kufur nikmat. Ramadhan kali ini arya mendapatkan saudara perempuan dari Erwin dan Lia setelah sebelumnya dengan ijin Alloh lahir Laniskak puteri dari Dedi iskak dengan Meilani. Alhamdulillah, kami dapat bersua meski perjalan jauh kami tempuh sekedar mempererat tali silahturahmi kami sekeluarga di desa Sumowono, Bandungan Ambarawa. Sepanjang jalan kami merasakan kesejukkan alam nan sempurna, jalan naik turun tanda lukisan Illahi nan agung dan hamparan tanaman hijau bak permata mulia tiada habisnya kami pandangi.


Laniskak

Selama perjalan Arya begitu tenang, begitu menikmati perjalan dan sepertinya mengerti maksud perjalanannya kali ini. Arya hanya protes saat ia mendapati kuda dengan pedati berjalan dan punggung kami menghalangi arah pandangnya. Setiba di pasar bandungan kami sempat lupa ke arah mana letak desa sumowono kekiri atau kekanan, dengan sedikit percaya diri kami mengambil arah kiri. Karena ragu setelah sekitar 2 KM dilalui kami bertanya kepada seorang pedagang bunga yang sedang menata sambil menyirami tanaman dalam pot mereka. Kurang lebih begini percakapannya.

Mama: "Pa, kayaknya salah deh arahnya. Ini khan arah mau keluar bandungan lewat alternatif"
Papa: "Oya, oke deh kita tanya masnya ini.."
Papa: "Ndherek langkung mas...."
Masnya: "Enggih mas, wonten menopo?"
Papa: "Nyuwun tanglet, deso sumowono meniko leres medhal mergi meniko punopo klenthu"
Masnya: "Merginipun sanes medhal mriki mas, kedahipun pasar bandungan lurus kemawon kekanan."
Papa: "Woo, dadhos mergi ingkang kekanan teras kewmaon njih?"
Masnya: "Inggih kaleresan, ampun menggak-menggok ":) padahal jalan disana berkelok-kelok lho :)
Papa: "Matursembah nuwun nggih mas..."
Masnya: "Njih monggo, ngatos-ngatos nggih..."
Papa: "Monggo"

Aksennya memang pake bahasa jawa, masnya sangat halus dalam menuturkannya. Begitu indah hidup di desa, tata kramanya masih sangat agung dan menyejukkan bagi yang mengetahuinya. Perjalanan kami lanjutkan, naik turun dan mengingat kenangan saat mama telah melahirkan arya kami pernah jalan-jalan ketempat tersebut tanpa ananda arya. Lokasi pemancingan hijau kami temui dan kami berhenti tepat 3 rumah setelah pemancingan tersebut. Mamapun turun, arya terbangun dari tidurnya dan papa menelpon hp erwin sebisa mungkin. Hubungan via voice pun terjalin, seorang ahwat mengangkat dan nada nan renyah. Karena suara terputus putus papa sempat lupa apa yang dibicarakan, namun mama memanggil...

Mama: "Pa, itu kayaknya pa tepat di belakang kita"
Papa: sambil menoleh, "berarti benar itu ma... ayo kita kesana"
(kami disambut ibundanya Lia dan oom nya sambil dipersilahkan masuk)

Kami berbincang-bincang dan mendengarkan Ibunda Lia meriwayatkan proses kelahiran bayi tersebut yang tanpa ditunggui pihak keluarga sedikitpun. Hanya Erwin dan Lia di daerah Magelang, berbekal ilmu kebidanan yang dimiliki, Lia mengerti bagaimana saat-saat melahirkan nanum tenyata panik juga saat proses berlangsung. Alhamdulillah semua proses berjalan dengan baik pada 23:55 WIB sabtu, 8oktober2005. Anak yang cantik mungil lagi putih, semoga segala kebaikan diberikan sebagaiman doa kedua orang tuanya. Dibawah adalah gambaran mereka:


Keluarga Erwin

Arya kecil malah begitu menikmati makanan yang dihidangkan, bermain kesana kemari dengan riangnya sesekali melihat kolam ikan di depan rumah. Tidak bisa diam, malah kami takut si adik kecil kaget akibat berisiknya suara arya. Saat adzan dhuhur tiba arya mulai ngambek dan mengajak pulang, kamipun berpamitan kepada seluruh keluarga yang ada. Perjalanan pulang terasa terik dan menyengat, arya sudah tertidur dengan pulas meski kami menggodany dengan canda tawa dia tetap saja pulas. Di daerah bandungan kami membeli krupuk dari singkong yang mereka sebut sermiyer sepertinya bahasa belanda ya. Jika di goreng terasa kemripik atau renyah sekali, ditambah sambel terasi pasti lebih sedap.
Eh iya arya punya photo waktu gundul lucu, trus dia ngambek karena tidurnya digangguin. Akhirnya menangis deh, waktu papa ngeluarin kamera dia diem sambel bergaya senyum pipit. Coba deh lihat ....


Wait again for update
Baca Selengkapnya →Teman baru Arya