Gratis Iklan


Mama Papa Aku Minta Maaf

on 3 Maret 2008

Sore tadi arya bermain dengan cat warna, seperti biasa semangat sekali menggunakan cat warna dan bertindak hati-hati agar tidak melewati garis tepi. Semua dilakukan dengan bercerita seakan-akan berada dilokasi warna tesebut.

Hingga kejadian arya menginginkan film kartun yang sebenernya tidak ada dikala itu, arya merengek memindah channel yang tidak akan pernah ia temukan. Akhirnya ngambek dan menginjak cat air, crootttt crottt keluar semua cairan dari botol itu.

Papa dan Mama tersenyum dan meminta arya segera membersihkannya, namun ia membandel dan bersikeras tidak mau. Alhasil Papa dengan tegas memberi tahu kesalahan yang telah dilakukan arya dengan nada lembut (benar-benar lembut), namun arya menangis sejadi-jadinya. Dari jam 3.30 hingga jam 5 sore, ia menangis dan menyatakan sikap untuk tidak membersihkan lantai yang kotor. Mama dipukul, dijambak dan dilempar menggunakan sprei. Dan inilah dialog kami:

Arya: "waaa..... mama aku minta maaf ma...., papa jelek digenteng aja"
papa: "papa khan cuma kasih tahu arya, kalo kita salah harus dibenahi, kalo bikin kotor harus dibersihkan dan papa melarang mama membersihkan lantai, harus arya"
mama: "arya juga dengerin mama donk, arya minta maaf sama mama tapi arya harus nurut dan dengerin kata-kata mama"
arya: "iya ma, aku janji"
mama: jangan bilang janji dulu, tapi lihat mata mama dan minta maaf sama papa"
arya: "aku nggak mau minta maaf sama papa, papa itu jelek aku nggak mau lagi sama papa"
mama: "kalo arya tidak mau nurutin mama, arya mau nurut sama siapa, trus arya kok mukulin mama, lempar mama pakai sprei, trus jambak mama, kenapa begitu sayang"
arya: "mama nakal ooo, huhuhuhuuu... tadi nyubit aku, papa itu jelek waaaa"
mama: "mama cubit karena arya mulai nggak sopan sama mama dan papa, itu yang ngajarin ngludah dipintu siapa? papa sama mama nggak pernah ngajarin kayak gitu, trus yang bikin kotor khan harus bersihin sendiri, ingat pesan mama dulu?"
arya: "iya ma... waa......"
papa: "nah, sekarang arya ambil lap yang tadi terus dibersihin ya..."
arya: "nggak mau, mama aja.... hiks hiks...."
mama: "ya udah kalo begitu mama nggak maafin arya sebelum bersihin lantainya"
arya: "aku nggak mau sama papa, ayo ma anterin"
mama: "lho, sekarang arya dengerin mama lagi, kalo arya minta maaf sama mama berarti harus minta maaf sama papa, terus arya bersihkan lantainya karena arya yang salah dan arya harus nurut sama papa sama mama"

papa menitikkan air mata karena kekesalahan teramat sangat, manja yang dihadirkan oleh kerabat dan kakek nenek arya memberi dampak buruk terhadap mental juangnya. mama pun menitikkan air mata ketika arya meminta maaf dengan sesenggukan tangisterakhirnya.

arya: "mama arya nggak akan ulangi lagi, arya mau bersihin lantainya, arya minta maaf ma"
mama: "iya sayang, sekarang minta maaf sama papa" (mama menangis melihat papa menitikkan air mata)
arya: "papa, arya minta maaf nggak ulangi lagi" (arya yang tadinya sesenggukan terdiam melihat air mata papa)
papa: "iya, sekarang arya ambil lapnya dan bersihkan lantainya"
arya: "mama anterin ma...."
mama: "diinget ya sayang, jangan buat papa mama menangis lagi"
arya: "iya ma...."
Baca Selengkapnya →Mama Papa Aku Minta Maaf

Aku Dapat Bintang

on 5 Februari 2008

"Papa, aku dapat bintang" begitu teriak arya mengungkapkan kegembiraannya setiap mendapatkan point dari gurunya. Mama yang setiap hari menunggunya selalu memberikan semangat baru untuk arya. Dan bintang itu akan segera dihapusnya jika sampai rumah "Besok aku dapat lagi ma, sekarang aku sudah besar". Ada satu hal yang sangat ditakutkan arya pada saat sekolah, yaitu diajak makan bersama, tapi ia akan paling suka kalo ada pelajaran masak bersama :) .

Hari minggu kemarin arya kedatangan tamu dari jakarta, tidak lain adalah anak dari budhenya yang akan ke solo kebetulan diminta mampir. Seperti arya bilang "Mama aku kangen sama mbak p*****" begitu juga ketika mereka bercengkrama dalam telpon. Sesama balita, bicaranya ngalor ngidul nggak nyambung. Pertemuan mereka membawa suasana hening malam pukul 3.00 wib menjadi ramai. Aku hanya terganggu sedikit karena masih jam 3 pagi, dimana tetangga masih terlelap dalam tidurnya.

Sejak hari Senin 4 february 2007, sepulang sekolah, arya langsung menuju solo bersama mama, uti dan ponakanku itu. Papa ditinggal sendirian, sesampai di solo mereka langsung bermain bersama mas Yudha. Papa sedih jika mengingat mas Yudha, dimana kasih sayang pasti sangat didambanya, apalagi jika ia melihat mama. Dan baru tadi dapet informasi dari mama, mereka bertengkar berebut mainan.... hmmmm... anak-anakku raihlah ilmu hingga ke bintang.
Baca Selengkapnya →Aku Dapat Bintang

Playgroup Arya

on 1 Desember 2007

Hari ini arya terdaftar disebuah sekolah taman kanak-kanak sebagai playgroup (A1). Karena menurut staff pengajarnya sudah siap dan memiliki mental berani mereka mengijinkan arya masuk. Kami sama sekali tidak memaksanya untuk sekolah, lagipula kami berharap dia sekolah langsung SD saja.

Ternyata arya lebih memilih belajar daripada sekedar bermain, terlihat dari cepat bosannya ia bermain dipekarangan bersama staff pengajar ketimbang ketika memperhatikan ajaran huruf yang sebagian besar sudah dihafal.

Satu lagi yang unik, bahwa arya hanya mau ditemani oleh satu staff dikala yang lain harus ditemani 2-3 staff pengajar. Dia tidak mau melepas pecinya karena selalu berkata, bu aku pusing kalo nanti dilepas pecinya ahhhh masa kanak-kanak yang indah.

Arya berhitung dengan lantang dari 1-20, meski baru masuk itupun semester akhir khan sekarang. Arya sudah bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya belajar, adaptasi terhadap rekan barunya saja yang susah, karena typikalnya yang pemalu seperti papanya :)

Selamat Belajar Anakku

www.pututik.com
Baca Selengkapnya →Playgroup Arya

Hadiah Ultah ke - 3

on 9 September 2007


Betapa bahagianya arya mendapatkan sureprice dari papa dan mama berupa sebuah sepeda roda 4. Arya dipaksa tidur oleh mama pada siang harinya, kebetulan kami tidak mengadakan acara ulang tahun seperti tahun kemarin. Ketika arya tertidur pulas, papa dan mama berkeliling kota untuk mencari sepeda dan arya dalam kondisi terkunci.

Ditengah jalan kami memang seperti diberi peringatan, bahwa arya dalam kondisi menangis terus-menerus. Dan kami bersegera mendapatkan sepedanya, papa ngebut dan mama takut :) karena jalan begitu padat merayap. Pukul 17.00 kami tiba dirumah dan benar juga arya dalam kondisi sesenggukan bersama neneknya yang tampak marah kepada kami. Kewalahan kata mereka, saudara2 kami tidak ada yang bisa mendiamkannya terhitung 1 jam lebih arya menangis sambil ngamuk.

Selamat Ulang tahun anakku, semoga rahmat Alloh selalu menyertaimu dan shalih menjadi karunia dalam hidupmu. Aamiin
Baca Selengkapnya →Hadiah Ultah ke - 3

Template Nautica

on 17 Agustus 2007

Template baru buat blog arya, desain yang diambil kali ini bertema kelautan dan dengan dasar warna kesukaan keluarga kami yaitu biru. Oleh pembuatnya disebut sebagai NAUTICA, awalnya kami cukup tidak sabar menerapkannya di blogspot. Namun setelah melihat scriptnya secara seksama kami dengan mudah menerapkannya.
Baca Selengkapnya →Template Nautica